
Dalam dunia bisnis, kualitas produk memang menjadi faktor utama yang menentukan kepuasan pelanggan. Namun, selain kualitas, label produk juga memiliki peran yang sangat penting. Tidak hanya berfungsi sebagai media informasi bagi konsumen, label produk juga menjadi salah satu aspek yang diperiksa oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) saat proses registrasi produk.
Banyak pelaku usaha mengalami kendala dalam pengajuan izin BPOM karena informasi pada kemasan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Padahal, kesalahan kecil pada label dapat menyebabkan proses registrasi tertunda atau bahkan ditolak.
Lalu, bagaimana cara membuat label produk yang sesuai dengan ketentuan BPOM? Simak pembahasan lengkap berikut ini.
Daftar Isi – Info Jasa
Mengapa Label Produk Sangat Penting?
Sebelum membahas cara pembuatannya, penting untuk memahami fungsi utama label produk.
Label bukan sekadar desain yang mempercantik kemasan. Label menjadi media komunikasi antara produsen dan konsumen karena memuat berbagai informasi penting mengenai produk yang digunakan.
Selain itu, BPOM juga menggunakan informasi pada label sebagai salah satu dasar dalam melakukan evaluasi sebelum menerbitkan izin edar.
Dengan kata lain, label produk yang lengkap dan sesuai aturan akan membantu memperlancar proses registrasi sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk Anda.
Fungsi Label Produk
Sebuah label memiliki beberapa fungsi penting, di antaranya:
1. Memberikan Informasi kepada Konsumen
Melalui label, konsumen dapat mengetahui informasi mengenai isi produk, cara penggunaan, komposisi, hingga tanggal kedaluwarsa.
2. Menjadi Identitas Produk
Nama merek, logo, dan desain kemasan membantu membedakan produk Anda dari produk kompetitor.
3. Memenuhi Ketentuan Regulasi
Setiap kategori produk yang berada di bawah pengawasan BPOM wajib memiliki label untuk produk yang memenuhi persyaratan sesuai regulasi yang berlaku.
4. Meningkatkan Kepercayaan Konsumen
Konsumen cenderung lebih percaya pada produk yang memiliki informasi lengkap, jelas, dan mudah dipahami.
Informasi yang Wajib Dicantumkan pada Label Produk
Agar sesuai dengan ketentuan BPOM, terdapat beberapa informasi yang umumnya harus dicantumkan
Nama Produk
Nama produk harus ditampilkan dengan jelas dan mudah dibaca. Hindari penggunaan nama yang dapat menyesatkan konsumen atau memberikan kesan yang tidak sesuai dengan fungsi sebenarnya.
Komposisi Produk
Komposisi harus mencantumkan seluruh bahan yang digunakan sesuai ketentuan masing-masing kategori produk. Informasi ini penting untuk membantu konsumen mengetahui kandungan produk, terutama bagi mereka yang memiliki alergi terhadap bahan tertentu.
Berat Bersih atau Isi Bersih
Cantumkan berat atau volume produk menggunakan satuan yang berlaku di Indonesia, seperti gram (g), kilogram (kg), mililiter (ml), atau liter (L).
Nama dan Alamat Produsen
Informasi mengenai produsen atau pihak yang bertanggung jawab atas produk wajib dicantumkan secara jelas. Apabila produk merupakan hasil maklon, informasi yang dicantumkan harus mengikuti ketentuan yang berlaku.
Nomor Batch Produksi
Nomor batch memudahkan proses penelusuran apabila suatu saat diperlukan evaluasi atau penarikan produk dari peredaran.
Tanggal Kedaluwarsa
Tanggal kedaluwarsa harus mudah ditemukan dan mudah dibaca oleh konsumen. Informasi ini menjadi salah satu bagian penting dalam label produk karena berkaitan langsung dengan keamanan penggunaan.
Cara Penggunaan
Untuk produk tertentu seperti kosmetik, suplemen kesehatan, maupun obat tradisional, petunjuk penggunaan wajib dicantumkan agar produk digunakan secara benar.
Cara Penyimpanan
Apabila produk memerlukan kondisi penyimpanan tertentu, informasi tersebut juga harus tersedia pada label. Contohnya:
- Simpan pada suhu di bawah 30°C.
- Hindari paparan sinar matahari langsung.
- Simpan di tempat yang kering.
Ketentuan Penulisan Label Produk Menurut BPOM
Selain informasi yang dicantumkan, BPOM juga memperhatikan cara penyajian informasi pada label produk.
Beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan antara lain:
Menggunakan Bahasa Indonesia
Informasi utama pada label harus menggunakan Bahasa Indonesia yang mudah dipahami. Apabila terdapat bahasa asing, informasi dalam Bahasa Indonesia tetap harus tersedia.
Mudah Dibaca
Gunakan ukuran huruf yang cukup besar dan kontras dengan warna latar belakang. Hindari penggunaan jenis huruf yang terlalu dekoratif sehingga sulit dibaca.
Tidak Menyesatkan
Informasi pada label harus sesuai dengan kondisi produk yang sebenarnya. Jangan mencantumkan klaim yang tidak dapat dibuktikan atau berpotensi menyesatkan konsumen.
Tidak Mengandung Klaim Berlebihan
BPOM tidak memperbolehkan klaim yang bersifat berlebihan, misalnya:
- Menyembuhkan seluruh penyakit.
- Memutihkan kulit secara permanen.
- Menghilangkan jerawat dalam satu malam.
- Dijamin tanpa efek samping.
Klaim seperti itu dapat menyebabkan pengajuan registrasi ditolak.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Membuat Label Produk
Masih banyak pelaku usaha yang melakukan kesalahan dalam menyusun label produk. Beberapa di antaranya adalah:
Informasi Tidak Lengkap
Banyak label yang belum mencantumkan komposisi, alamat produsen, atau tanggal kedaluwarsa.
Desain Terlalu Padat
Label yang dipenuhi terlalu banyak tulisan akan menyulitkan konsumen membaca informasi penting. Gunakan tata letak yang rapi dan proporsional.
Ukuran Tulisan Terlalu Kecil
Tulisan yang terlalu kecil dapat dianggap tidak memenuhi ketentuan karena sulit dibaca.
Klaim Tidak Sesuai
Klaim tanpa dasar ilmiah sering menjadi alasan BPOM meminta revisi terhadap dokumen registrasi.
Tips Membuat Label Produk yang Profesional
Agar label produk tidak hanya memenuhi regulasi tetapi juga menarik perhatian konsumen, berikut beberapa tips yang dapat diterapkan:
- Gunakan desain yang sederhana namun elegan.
- Pilih kombinasi warna yang mudah dibaca.
- Pastikan seluruh informasi penting mudah ditemukan.
- Gunakan logo dan identitas merek secara konsisten.
- Lakukan pengecekan ulang sebelum dicetak.
- Sesuaikan desain dengan target pasar.
- Pastikan informasi pada label sama dengan dokumen registrasi BPOM.
Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, label akan terlihat lebih profesional sekaligus mempermudah proses evaluasi oleh BPOM.
Manfaat Memiliki Label Produk yang Sesuai Ketentuan
- Mempercepat proses registrasi BPOM.
- Mengurangi risiko revisi dokumen.
- Meningkatkan kepercayaan konsumen.
- Mempermudah pemasaran di marketplace dan retail modern.
- Menunjukkan profesionalisme perusahaan.
- Membantu konsumen menggunakan produk dengan benar.
- Mengurangi risiko kesalahan informasi yang dapat menimbulkan komplain.
Oleh karena itu, penyusunan label sebaiknya dilakukan dengan teliti sejak tahap awal pengembangan produk.
Kesimpulan
Membuat label produk yang sesuai ketentuan BPOM bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan konsumen dan meningkatkan nilai sebuah merek. Label yang lengkap, jelas, mudah dibaca, serta memuat informasi yang akurat akan membantu memperlancar proses registrasi sekaligus memberikan perlindungan bagi konsumen.
Sebelum mengajukan izin edar, pastikan seluruh informasi pada label produk telah sesuai dengan dokumen registrasi dan memenuhi ketentuan yang berlaku. Dengan begitu, proses pengajuan BPOM dapat berjalan lebih lancar dan produk Anda siap dipasarkan secara legal di Indonesia.
Butuh Bantuan Menyiapkan Label Produk dan Pengurusan BPOM?
Masih bingung menyusun label produk yang sesuai dengan ketentuan BPOM? InfoJasa siap membantu Anda mulai dari konsultasi penyusunan label, pengecekan kelengkapan informasi, hingga pendampingan pengurusan izin BPOM untuk berbagai jenis produk.
Hubungi InfoJasa sekarang juga dan wujudkan produk Anda siap edar dengan label yang sesuai regulasi, profesional, dan terpercaya!
Konsultan : https://wa.me/6287726179627
Email: layanan.infojasa@gmail.com
Website: www.infojasa.co.id